Kecerdasan intelektual/intelligence quotient (IQ) merupakan salah satu aspek kecerdasan yang paling banyak dikenal masyarakat. IQ adalah indikator kecerdasan intelektual seperti kemampuan analisa, logika, nalar, pemecahan masalah, daya tangkap, belajar, hingga abstrak. Banyak pendapat yang menyatakan bahwa IQ dipengaruhi oleh gen, tetapi juga dapat dikembangkan seiring berjalannya waktu jika diasah dengan baik. Pada umumnya IQ seseorang berada pada kisaran 96 hingga 110. Meski demikian ada sebagian kecil orang yang dianugerahi dengan IQ di atas rata-rata. Berikut merupakan lima orang dengan IQ tertinggi di dunia. 

1. B.J Habibie

Bacharuddin Jusuf Habibie, presiden ke 3 Republik Indonesia ini memiliki IQ hingga 200. Beliau adalah satu-satunya orang Indonesia yang masuk dalam jajaran orang dengan IQ tertinggi di dunia, bahkan melebihi Einstein dengan IQ 160. IQ tersebut tidak didapatkan dengan instan, melainkan turut dipengaruhi oleh pendidikannya yang panjang yakni berkuliah jurusan teknik mesin di ITB, teknik penerbangan spesialisasi konstruksi di RWTH Aarhen hingga mendapat gelar doktor predikat summa cumlaude. Habibie memulai karir mulai dari perusahaan penerbangan di Jerman bernama Messerschmitt Bolkow Blohm dan mendirikan PT Dirgantara Indonesia (PTDI), PT PINDAD, serta PT PAL Indonesia. 

2. Kim Ung Yong

Pria asal Korea ini telah lancar berbicara pada usia yang masih enam bulan. Pada usia 3 tahun, Yong dapat memecahkan soal kalkulus dan telah hafal seitar 2000 kata pada usia 4 tahun. Kemudian di usia 5 tahun ia diundang ke acara TV untuk menyelesaikan soal matematika yang sangat rumit. Pada usia 15 tahun bekerja untuk NASA, tapi kemudian lebih memilih untuk melanjutkan menuntut ilmu. Ia diketahui memiliki IQ 210 dan memenangkan penghargaan Guiness World Record sebagai orang dengan IQ tertinggi di dunia. Ia bekerja di Universitas Nasional Chungbuk sebagai pengajar sejak tahun 2007 hingga kini.

3. Christoper Hirata

Memiliki IQ hingga 225, Hirata memiliki julukan child prodigy, yang berarti anak-anak dengan otak jenius dan kepintaran luar biasa melebihi orang dewasa. Hirata menyelesaikan kuliah sarjana pada usia 12 tahun, kemudian mendapatkan medali emas pada olimpiade fisika internasional di usia yang ke 13 tahun. Hirata juga menempuh pendidikan di Institut Teknologi California dan meraih gelar doktor pada usia 22 tahun. Saat ini Hirata merupakan profesor di Pusat Kosmologi dan Fisika Astro Partikel. 

4. Terence Tao

Tao adalah jenius dalam bidang matematika. Pada usia yang ke 2 tahun ia sudah mampu mengajarkan matematika pada temannya yang berusia 5 tahun. Tao memenangkan medali perunggu, perak, dan emas dalam Olimpiade Matematika Internasional 1986 pada usia 10 tahun, satu-satunya yang menerima ketiga penghargaan sekaligus. Dengan IQ 230, Tao menjadi penerima berbagai penghargaan prestis seperti Clay Research Award dan Australian of the Year.

5. William James Sidis

Memiliki IQ antara 250-300, Sidis merupakan orang dengan IQ tertinggi di dunia. Sidis lahir di New York, Amerika Serikat. Pada usia 18 bulan ia sudah mampu membaca koran New York Times. Pada usia yang ke 8 Sidis mampu menguasai delapan bahasa yakni Inggris, Jerman, Latin, Yunani, Armenia, Francis, Yahudi, dan Turki. Sidis banyak menulis dengan tema astronomi dan anatomi tubuh manusia, hingga menerbitkan buku berjudul The Book of Vendergood. Sidis juga dikenal dengan kemampuan yang luar biasa dalam menguasai bahasa baru yakni hanya dalam satu hari. Meski demikian ia dikenal sebagai pribadi yang memiliki permasalahan mental, sedikit teman, dan meninggal pada usia yang cukup muda yakni 46 tahun. Memiliki IQ tinggi bukan menjadi jaminan akan kesuksesan hidup seseorang. Banyak orang dengan IQ rata-rata yang juga bisa berhasil, tergantung bagaimana memaksimalkan kapasitas diri yang dimiliki dan kemauan untuk terus berkembang. Beberapa orang dengan IQ tertinggi di dunia tersebut dapat dijadikan teladan untuk memanfaatkan apa yang kita miliki dengan baik sehingga dapat membawa dampak yang positif tidak hanya bagi diri sendiri namun juga orang lain.